Lebih suka mana, nginep di hotel berbintang atau hostel ala backpacker?

Kalo kamu tipe pejalan dengan tipikal ala budget, sudah pasti hostel menjadi pilihan terbaik. Selain lebih ramah di kantong, ada banyak manfaat yang bisa kita dapat dengan menginap di hostel.

1. Lebih Murah

Udah pasti, ini adalah alasan utama pilih hostel. Semurah-murahnya hotel, pasti masih lebih murah hostel. Eits, murah gak selalu murahan. Justru banyak fasilitas hotel yang juga kita dapet di hostel, bahkan gratis. Seperti wi-fi, breakfast, dapur, common room, cafe, paket tour, dan sebagainya. Salah satunya di Space Boutique Hotel Yangon, dengan harga 10 USD per malam, saya bebas minum capucino dan hot chocolate sepanjang hari!

2. Lebih Akrab

Hostel identik dengan lifestyle backpacker yang open minded. Dalam satu ruangan biasanya ada enam bed atau lebih. Bisa jadi kamu akan satu ruangan dengan traveler dari Aussie atau UK yang logat Inggrisnya khas banget, temen dari Singapura yang udah bisa ditebak dari aksen Singlish-nya, atau temen dari Jepang yang sangat sopan. Kamu harus speak up, jangan diem aja. Dengan ngobrol ke sesama penghuni hostel, kamu bisa tukar pengalaman, minimal kasih tau mereka kalo Indonesia bukan melulu Bali.

Breakfast sambil menikmati aktivitas pagi di Yangon

3. Common Room

Tiap hostel biasanya ada satu ruangan khusus yang difungsikan sebagai common room. Di sana ada semacam perpustakaan kecil dengan buku-buku perjalanan macam Lonely Planet. Selain buku, juga ada tv kabel, beberapa hostel juga menyediakan PC gratis, playstation, dll.

Santai seharian di common room Onederz Siem Reap

4. Lebih Fleksibel

Kamu bebas checkin kapan saja dan lebih leluasa melakukan early checkout, in case kamu harus mengejar pesawat pagi. Hostel menyediakan luggage room sehingga kamu bisa nitip ransel dan bisa lebih nyaman jalan-jalan keliling kota atau tempat wisata di sekitar hostel.

Suasana di salah satu cafe kawasan backpacker Siem Reap

5. Your Home When You Are Far From Home

Suasana di hostel kadang berasa seperti rumah sendiri. Kamu bisa taruh makanan, minuman, atau buah-buahan di kulkas. Kamu juga bisa masak sendiri di dapur. Kalo beruntung, kamu bisa dimasakin spaghetti khas Italia dari temen Italiano, dibikinin baguette sederhana oleh temen dari Prancis. Nah, kamu pun juga mesti bisa dikit-dikit masak, kenalin menu Nusantara, minimal bikin nasi goreng atau sambel bawang yang super pedes, jangan melulu Indomie atau Pop Mie.

Bersama Lucy, owner dari Lucy Homestay Kota Kinabalu

Tips Menginap di Hostel

Beberapa hal sepele yang harus kamu bawa atau perhatikan kalo menginap di hostel:

1. Gembok kecil. Hostel biasanya tersedia loker kecil di kamar buat taruh backpack. Amankan barang-barang berharga kamu di loker. Tetep waspada dan hati-hati adalah wajib hukumnya saat traveling di manapun.

2. Colokan. Sesuaikan tipe colokan dengan negara yang dituju. Jangan sampai mati gaya karena baterei habis dan gak bisa ngecas gara-gara gak bawa tipe colokan sesuai negara. Lihat tipe-tipe colokan di sini.

3. Riset dan compare harga. Sering-sering cek situs seperti TripAdvisor, Hostelworld, dan semacamnya. Blog-blog perjalanan juga bisa jadi acuan. Pokoknya observasi dulu sebelum memilih hostel.

Ada pertanyaan atau komentar?