Sebagai orang Malang, jujur saya sangat ketinggalan dengan perkembangan tempat-tempat wisata baru di Malang. Ada banyak tempat-tempat hits baru yang populer di Instagram. Salah satunya air terjun Tumpak Sewu.

Awalnya saya mengira air terjun Tumpak Sewu ini sama dengan air terjun Coban Sewu, ternyata beda. Tumpak Sewu lokasinya di perbatasan Malang dan Lumajang, sementara Coban Sewu berada di Pujon. Tapi tak sedikit juga orang yang menyebut Tumpak Sewu sebagai Coban Sewu.

Air terjun ini juga sering disebut dengan nama Grojogan Sewu. Sesuai namanya, ada banyak mata air dan aliran sungai yang membentuk air terjun dengan tebing setinggi kurang lebih 120 meter.

Pemandangan air terjun Coban Sewu dari spot foto di atas tebing

Air terjun Tumpak Sewu secara administratif terletak di aliran sungai Glidih, perbatasan kecamatan Ampel Gading Malang dengan Kecamatan Pronojiwo Lumajang. Untuk menuju air terjun ini diperlukan perjalanan kurang lebih dua jam dari kota Malang menuju arah Lumajang.

Setelah sampai di area parkir, kita harus jalan kaki menuju air terjun dengan medan yang cukup terjal. Berhati-hatilah saat menuruni jalan setapak dan aliran sungai menuju air terjun, terutama pada musim hujan. Medan sangat licin. Usahakan untuk dipandu oleh guide yang akan menunjukkan rute dan membantu selama trekking.

Rute trekking menuju dasar air terjun, licin dan berbahaya

Rute paling aman untuk melakukan trekking menuju dasar air terjun adalah melalui pintu Lumajang. Sebenarnya ada juga rute atau pintu trekking dari arah Malang, tapi saat saya berkunjung ke sini rute ini sudah ditutup karena tangga yang ada sudah rusak dan medan yang sangat berbahaya untuk keselamatan wisatawan.

Air terjun Tumpak Sewu atau Coban Sewu, ibarat duplikat Madakaripura

Sepintas, air terjun Tumpak Sewu ini mengingatkan saya pada air terjun Madakaripura. Tumpak Sewu memang ibarat duplikat Madakaripura dengan ukuran lebih kecil. Pengunjung yang kesini pun harus siap-siap basah karena percikan air dari atas. Bawalah plastik atau jas hujan untuk melindungi tas, dompet, kamera, handphone, dan benda-benda penting lainnya.

Menatap kemegahan air terjun Tumpak Sewu atau Coban Sewu

Kalo kamu tidak turun ke dasar air terjun, pengelola setempat menyediakan spot foto yang jaraknya hanya sekitar 200 meter dari area parkir. Dari spot foto ini sudah tampak keindahan dan kemegahan air terjun. Harga tiket masuk kawasan wisata ini hanya Rp 10 ribu saja. Untuk biaya guide ke lokasi air terjun, kamu bisa patungan sebesar Rp 100 ribu untuk seorang guide.

Ada pertanyaan atau komentar?