Bagi banyak orang, musim sakura atau cherry blossoms adalah waktu favorit untuk liburan ke Jepang.

Pada saat musim sakura, warga lokal dan wisatawan melakukan tradisi hanami, yaitu berkumpul di taman-taman kota, kolam, kuil, dan tempat lain sambil membawa makanan dan minuman.

Yang pasti, musim sakura adalah periode high season-nya Jepang. Jadi, sebiknya rencanakan liburanmu sejak jauh hari, termasuk untuk booking tiket pesawat, penginapan, dan mengurus visa Jepang.

1. Ramalan Sakura

Ramalan sakura adalah prediksi kapan bunga sakura mekar di tiap-tiap wilayah di Jepang. Normalnya, bunga sakura akan mekar mulai pertengahan Maret sampai awal Mei. Mekarnya sakura tiap wilayah di Jepang berbeda-beda. Salah satu sumber terpercaya untuk mendapatkan prediksi mekarnya sakura adalah situs resmi pariwisata Jepang. Untuk prediksi mekarnya sakura tahun ini bisa lihat di sini.

Hanami di Tokyo

2. Booking jauh hari

Lakukan booking sejak jauh hari, terutama tiket pesawat dan hotel karena peak season. Apabila harga tiket pesawat menuju Tokyo cukup mahal, kamu bisa mengatasinya dengan mengambil penerbangan ke kota-kota lain yang lebih “kecil”, seperti Nagoya dan Osaka. Apabila tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta, kamu bisa transit di kota-kota lain di negara bebas visa, seperti Kuala Lumpur, Singapura, Bangkok, dan Hong Kong.

3. Travel slow

Travel slow alias tanpa itinerary yang mengikat selama musim sakura di Jepang akan memberi pengalaman yang lebih berkesan. Tak hanya menikmati sakura hingga sore dan malam, kamu juga bisa mengeksplore tempat-tempat lain di Jepang seperti Kawaguchiko dan Takayama.

Akhir bulan Maret adalah periode terbaik menikmati Sakura

4. Pilih lokasi alternatif

Untuk bisa lebih maksimal menikmati bunga sakura mekar dengan suasana khas Jepang memang kita harus menuju tempat-tempat yang lebih sepi, bukan di kota besar. Apabila beruntung, kamu juga bisa menyaksikan festival musim semi yang unik dan berkesan.

5. Travel like locals

Terakhir, nikmati saja suasana mekarnya bunga sakura layaknya warga Jepang. Travel like locals. Warga Jepang yang saya temui saat hanami selalu menyapa dengan ramah, tak jarang menawarkan perbekalan yang mereka bawa, seperti kue, roti, hingga sake atau wine khas Jepang.

Gimana, sudah siap liburan ke Jepang saat musim sakura?

Ada pertanyaan atau komentar?