Wisata belanja Asia Tenggara tak lepas dari Singapura, Kuala Lumpur, atau Bangkok. Tapi ada satu lagi destinasi bucketlist untuk belanja, Ho Chi Minh City.

Kota yang dulunya bernama Saigon ini menjadi salah satu pusat belanja murah di kawasan Indochina. Sejumlah pasar tradisional semi modern menjadi tujuan utama wisatawan lokal dan asing yang pergi ke HCMC.

Pasar mana aja yang bisa kamu kunjungi buat cari oleh-oleh khas Vietnam di HCMC? Berikut ulasannya.

1. Ben Thanh Market

Inilah pasar paling terkenal dan paling banyak dikunjungi wisatawan di HCMC. Lokasinya juga paling strategis, di kawasan District 1. Pasar ini buka dari jam 8 pagi sampai 6 sore. Baju, kaos, tas, sepatu, makanan ringan, kopi vietnam, dan oleh-oleh lainnya ada di Ben Tanh. Yang unik, beberapa penjual di sini bisa sedikit bahasa Indonesia (Melayu) dan menerima pembayaran dengan rupiah (khusus lembaran RP 100.000).

2. Night Market

Saat malam, di sepanjang jalan Ben Tanh berubah menjadi night market. Untuk traveler muslim, di night market ini juga banyak penjual jilbab dan baju kurung ala Melayu.

3. Tan Dinh Market

Tan Dinh Market tidak sepopuler Ben Tanh. Kalo kamu ingin belanja dengan suasana tak seramai Ben Tanh, pasar ini bisa jadi alternatif. Tan Dinh banyak dikunjungi warga lokal, sehingga beberapa barang harganya bisa lebih murah dari Ben Tanh.

4. Cho Binh Tay (Binh Tay Market)

Binh Tay Market lebih dikenal sebagai pasar grosir yang banyak dikunjungi warga lokal. Daya tarik utama pasar ini bagi wisatawan adalah lokasinya yang berada di kawasan Chinatown.

5. Russian Market

Meski namanya “Pasar Rusia”, tak ada barang-barang buatan Rusia di pasar ini. Nama “Russian Market” dipakai karena dulunya pasar ini menjadi tempat barang-barang grosir dari Uni Soviet selama periode perang dingin.

6. Saigon Square

Saigon Square lebih modern dan nyaman karena ada fasilitas ac. Di sini kamu wajib menawar karena biasanya penjual membuka harga yang lebih tinggi daripada tempat lainnya.

7 TIPS BELANJA DI HO CHI MINH CITY

Nah, setelah tau pasar-pasar tradisional tempat berburu souvenir di HCMC, berikut ini adalah tips tawar menawarnya. Ingat, kultur di Vietnam beda dengan Indonesia, termasuk dalam jual beli, meski beberapa trik tawar menawar berikut ini juga sering dipakai di Indonesia.

1. Tawarlah sampai sepertiga harga barang. Saat menawar, jangan ragu-ragu dengan harga yang diajukan.

2. Kalo kamu menemukan barang yang ingin dibeli, tahan dulu. Coba lihat toko sekeliling, siapa tau ada barang yang sama dengan harga yang lebih murah.

3. Kalo proses tawar menawar mentok, cobalah pergi, biasanya kamu bakal dipanggil sama si penjual dan bisa dapet harga yang lebih murah.

4. Senyum. Selalu pasang muka ramah dan bersahabat. Usahakan pembicaraan tetap nyambung meski cuma pake basic English, bahasa tubuh, dan kalkulator.

5. Jangan pegang benda atau barang yang tak ingin dibeli. Selalu tanya harga terlebih dulu sebelum melihat detail barang yang diinginkan.

6. Beberapa pedagang di Ben Tanh bisa sedikit-sedikit bahasa Indonesia/Melayu, jadi “berhati-hatilah” saat tawar-menawar karena mereka bisa jadi mengerti apa yang kita bicarakan.

7. Beberapa pedagang menerima pembayaran dalam Rupiah. Tapi mereka cuma mau terima lembaran uang RP 100 ribu. Jadi, tak perlu ke money changer kalo masih punya duit seratus ribuan.

Ada pertanyaan atau komentar?